Perkuat Korporasi Petani, BRMP Sulut Salurkan Hibah Matcing Grant
Kalasey — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Utara (Sulut) terus memacu upaya penguatan kelembagaan petani di wilayah kerjanya. Langkah strategis tersebut bertujuan mewujudkan korporasi pertanian yang mandiri dan berdaya saing tinggi.
Lembaga pelayanan pertanian tersebut melaksanakan program Integrated Corporation of Agricultural Resources Empowerment (ICARE) pada tahun berjalan. Melalui program kerja tersebut, pihak pelaksana menyalurkan bantuan hibah Matching Grant (MG) secara resmi kepada para penerima manfaat.
Tim pelaksana kegiatan menyerahkan bantuan tersebut kepada empat badan usaha koperasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di kantor BRMP Pertanian di wilayah Kalasey pada tanggal (3/6/ 2026).
Bantuan hibah yang disalurkan tersebut berwujud sarana produksi pertanian yang lengkap dan memadai. Bantuan perlengkapan tersebut dirancang pihak pengelola guna mendorong modernisasi tata kelola usaha tani di daerah.
Pemanfaatan sarana produksi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas hasil produksi para petani secara signifikan. Selain itu, dukungan fasilitas tersebut turut memperluas akses pemasaran hasil panen bagi masyarakat tani di Sulawesi Utara.
Para pengelola program menaruh harapan besar kepada seluruh koperasi penerima manfaat hibah tersebut. Koperasi penerima diharapkan mampu mengelola seluruh rantai pasok pertanian secara profesional dari hulu hingga ke hilir.
Empat koperasi yang berhak menerima bantuan hibah tersebut meliputi Koperasi Anugerah Tani Mandiri. Koperasi ini telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi dan teknis yang ditetapkan oleh pihak penyelenggara program.
Penerima bantuan selanjutnya adalah Koperasi Makol Maju Bersama yang bergerak aktif di sektor usaha tani daerah. Koperasi ini memiliki catatan kinerja yang baik dalam mengelola sumber daya dan potensi wilayahnya.
Koperasi Damai Sejahtera Klabat juga masuk dalam daftar penerima manfaat hibah Matching Grant (MG) tahun ini. Lembaga usaha tersebut memiliki komitmen kuat dalam memajukan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar.
Penerima terakhir dari penyaluran bantuan ini adalah Koperasi Linensoan Maju Bersama yang telah terdaftar resmi. Keempat lembaga tersebut telah bersedia mengikuti seluruh aturan main dalam penggunaan bantuan pemerintah.
Pihak pengelola program menegaskan komitmen keberlanjutan manfaat dari bantuan yang telah disalurkan tersebut. Para penerima hibah wajib mengalokasikan seluruh sumber daya bantuan secara transparan dan akuntabel.
BRMP Sulut akan menugaskan tenaga ahli untuk memberikan pendampingan teknis secara berkelanjutan di lapangan. Tim teknis tersebut juga akan melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja secara berkala sesuai jadwal yang ditetapkan.
Langkah pengawasan dan pembinaan tersebut dilakukan guna menjamin pemanfaatan bantuan berjalan sesuai rencana. Penggunaan dana dan sarana bantuan tersebut harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan seluruh petani di daerah ini.